Gemericik air itu begitu mengusikku, kupercepat langkah kakiku menapaki jalan setapak yang curam dan dipenuhi semak belukar. Aku semakin yakin, dan sangat yakin bahwa ada balasan yang setimpal dari perjuanganku kali ini, menyusuri tebing yang curam dan licin, beberapa kali aku terpeleset, namun aku bersyukur dapat bangkit lagi. Terima kasih pada tumbuhan perdu yang tumbuh disekitar tebing, sungguh keberadaanmu sangat membantu kami yang butuh tempat bertumpu, karena bisa menahan berat kami agar tak tergelincir. Ilalang yang begitu tinggi menjulang tak juga menyurutkan semangatku kali ini, aku ingin sampai dan tak ingin menyerah dengan berbalik arah, karena aku yakin di depan sana pasti lebih indah, aku dapat merasakan betapa gerak langkah kakiku begitu bersemangat diantara ribuan peluh yg membasahi keningku, tak ku hiraukan lagi ketakutanku yang kadang muncul mengganggu,,takut dengan keberadaan binatang buas yang bisa saja menyerangku dari arah yang tidak aku tahu. Tapi aku yakin, dan aku mengingat Dia, yang menciptakanku, aku memohon perlindungan yang sangat, aku ingin mengintip sedikit keindahan dari karunia ciptaanMu, Tuhanku, bisikku selalu dalam hati.
saat kulitku bersentuhan dengan hamburan mutiara jernih yang menyejukkan itu. Dingin yang menusuk sama sekali tak kurasakan, padahal jelas aku basah kuyup terkena cipratan-cipratan air yang menciptakan embun di wajahku. Sungguh indah ciptaanMu, Tuhan. Aku sungguh merasa kecil dan kerdil, aku malu, tak ada sedikitpun dari diriku yang patut aku sombongkan, karena Engkaulah pemilikku, Engkaulah yang menciptakan aku, Ya Allah Ya Tuhanku.
Tak terasa, kedamaian hadir menyelinap masuk ke dalam ruang hatiku yang sempat merasa kosong dan hampa. Aku merasa sangaaaaaaaat bahagiaaaaa,Terima kasih atas waktu yang sudah mengijinkan aku tuk menapakkan kakiku di Curug Bajing ini. Curug yang sering terlewatkan saat kita berkunjung ke Kecamatan Petung Kriyono.
Selamat Berpetualang dan Menikmati Alam
#Senandung hati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar