Banyak kisah di hidupku yang ingin kurangkum, semoga dapat menjadi pelajaran berharga bagi diriku sendiri. Dan kisah denganmu adalah 'indah' namun 'perih'. Kau sanggup menjadi penyemangat hidupku walau sesaat. Kau sanggup melambungkan hatiku, walau ternyata bukan hanya ada 'Aku'. Namun yang pasti, Hati sudah terlanjur berlabuh, dan kini entah dapatkah berbalik arah. Pintaku pada Sang Pemberi Cinta, yang menguasai hati, 'Hapuslah' semua rasaku padanya, karena aku tak akan mempertahankannya. Aku tahu siapa yang lebih dicintainya dan mencintainya. Baginya, aku hanyalah 'Pelangi' yang muncul sehabis hujan disuatu senja, dan seperti halnya 'pelangi' tak akan pernah 'abadi' menghiasi hatinya, 'pelangi' itu hanya singgah sesaat, walau indah dan menyenangkan. Dan diriku, aku punya kehidupan yang lebih baik, yang patut aku syukuri. Aku punya orang2 yang sangat menyayangiku, aku juga punya naluri untuk dapat hidup normal layaknya yang lain. Aku sangat sadar, apa yang sudah kulakukan adalah salah besar. Namun, aku hanya manusia biasa, yang bisa juga rapuh, aku tak bisa harus selalu kuat, hati itu 'licin' mudah terbolak balik. Seperti halnya hatiku, kadang jernih kadang juga keruh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar